Seorang Pengacara di Kendari Digerebek Istri Sah saat Sekamar Bareng Mahasiswi


Seorang pengacara di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), berinisial IT alias Y (33) digrebek istri sahnya berinisial N (26) saat sedang sekamar bareng perempuan lain berinisial SA. Diketahui, SA merupakan mantan dari Y, dan merupakan mahasiswi kesehatan.
N menggerebek suaminya bareng perempuan lain itu di rumahnya di Jalan KS Tubun, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kendari, pada Sabtu (17/9) sekitar pukul 10.55 WITA.
N juga memiliki bukti video proses penggerebekan yang dibagikan ke sejumlah jurnalis yang mewawancarainya.
Kepada awak media, N bercerita bahwa selama ini hubunganya dengan sang suami memang sedang renggang, keduanya sudah tiga bulan pisah rumah.
"Hubungan saya dengan suami saya memang sedang renggang, saya tinggal di rumah orang tua saya. Tapi saya kan masih istri sahnya," kata N Sabtu sore.
"Saya pisah rumah sama suami saya penyebabnya juga karena perempuan itu (SA). Saya tahu suami saya memang sudah selingkuh sama dia. Makanya saya pulang ke rumah orang tuaku. Itu perempuan mantannya suamiku," sambungnya.
Kecurigaan N bahwa suaminya selingkuh akhirnya terbukti. Bukti itu semakin kuat saat N mendapati suaminya sedang sekmar dengan SA di rumahnya.
"Jadi awalnya itu saya mau ambil toplesnya mamaku di rumahku. Pas saya tiba di rumah saya kaget ada perempuan lain di kamarku, pakai daster, tidak pakai BH," jelasnya.
"Jadi saya grebek mereka (Y dan SA) itu di rumahku, rumahku sama-sama dengan suamiku," sambungnya.
N membeberkan bahwa suaminya merupakan seorang advokat atau pengacara di Kendari. Sedangkan perempuan yang menjadi selingkuhanya merupakan mahasiswi di salah satu kampus kesehatan di Kendari.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaLawan Hoax, AMSI Sultra Gelar Pelatihan Literasi Berita
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







