Simpan Sabu 8,24 Gram, Ibu Rumah Tangga di Kendari Ditangkap Polisi


Kendari - Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial IDK (33) ditangkap Satresnarkoba Polresta Kendari karena menyimpan sabu seberat 8,24 gram.
Selain barang bukti sabu, polisi juga menemukan satu saset plastik bening kosong, satu klip saset bening, tas kain, timbangan digital, sendok sabu, potongan pipet dan smartphone.
Kasat Narkoba Polresta Kendari AKP Hamka mengatakan, IDK ditangkap di sebuah rumah di Jl KH Agus Salim, Kelurahan Kandai, Kecamatan Kendari, Kota Kendari pada Kamis, 15 Juni 2023 sekitar pukul 22.30 WITA.
"Saat kami melakukan penangkapan terhadap tersangka dalam rumah terdapat dua temannya, yakni satu wanita dan satu pria," kata AKP Hamka dalam konfrensi pers, Sabtu (24/6).
Kedua rekan tersangka, lanjut Hamka, hanya dijadikan saksi karena tidak ditemukan barang bukti narkoba pada keduanya. Pihaknya juga sudah melakukan tes urine terhadap tersangka dan kedua rekannya itu.
"Hasil tes urine yang kami lakukan, untuk tersangka positif menggunakan sabu, sementara dua rekannya hasilnya negatif," ungkapnya.
Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku mendapat sabu tersebut dari seorang pria berinisial HR dengan sistem tempel. Tersangka juga sudah beberapa kali mengambil paket sabu dari lelaki HR.
Sementara itu, tersangka IDK kepada wartawan mengaku sabu yang diperolehnya dari lelaki HR hanya untuk dikonsumsi secara pribadi bukan diedarkan.
"Saya hanya menggunakan sabu sudah setahun terakhir untuk menunjang kinerja saya," ucap IDK.
Meski begitu, polisi akan tetap melakukan penyidikan atas kasus itu guna mengungkap pria inisial HR yang memasok barang ke tersangka, termasuk memastikan tersangka sebagai pemakai narkoba atau pengedar.
Editor: Muh Fajar Ragil Ananta
Berita BerikutnyaSiber Polda Sultra Raih Penghargaan Terbaik dari Kominfo RI
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







