Siska-Sudirman Diwarisi Utang Rp 542 Miliar Pemkot Kendari


Kendari - Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran dan Sudirman, diwarisi utang Pemerintah Kota (Pemkot) yang cukup besar dan menguras APBD.
Utang-utang tersebut berasal dari periode kepemimpinan sebelum-sebelumnya.
Angkanya pun cukup fantastis, yakni sebesar Rp 542 miliar, hampir sepertiga dari APBD Pemkot Kendari yang hanya Rp 1,6 triliun.
Beban utang Pemkot Kendari yang besar ini secara terbuka diungkap Wali Kota Kendari, dr Siska Karina Imran, saat ekspose 100 hari kerja pemerintahannya pada Rabu (10/6) kemarin.
Siska mengaku sengaja mengungkapkan hal ini agar seluruh masyarakatnya tahu, bahwa Pemkot memiliki hutang ratusan miliar yang wajib harus dibayarkan.
"Perlu kami sampaikan secara terbuka transparan agar semua masyarakat Kota Kendari harus tahu, bahwa Pemerintah Kota Kendari memiliki utang senilai Rp542, 81 miliar," kata Siska yang disambut riuh undangan yang hadir.
Meski diwarisi utang yang cukup besar, Siska menegaskan tetap akan membayarnya secara bertahap, karena merupakan sebuah kewajiban.
Terbukti, di 100 hari program kerjanya, ia telah membayar sekitar Rp 76 miliar.
"Tapi Alhamdulillah dikepemimpinan saya dan Pak Sudirman sudah membayar utang kurang lebih Rp76,15 miliar," ungkapnya.
Utang yang besar ini tentu membuat Siska-Sudirman harus lebih ekstra memutar otak agar programnya tetap berjalan, namun utang juga tetap dibayar.
Salah satu langkahnya adalah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sejumlah sektor.
Salah satu sektor yang menjadi unggulan dan terbukti mendongkrak pendapatan adalah sektor pariwisata.
Salah satu yang paling menonjol adalah wisata Pantai Nambo. Salahsatu objek wisata milik Kota Kendari yang sebelumnya biasa-biasa saja disulap menjadi pundi-pundi pengahsil PAD yang signifikan.
Diungkapkan, Pantai Nambo yang sebelumnya hanya mendapat pemasukan Rp 2 juta hingga Rp 3 juta per minggu, kini naik hingga Rp 30 juta per minggu, naik sampai dengan 1000 persen.
Sejumlah potensi PAD Kota Kendari saat ini juga tengah diramu dan dikelola dengan baik.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaTragis! Petani di Konawe Kepulauan Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







