Soal Kobaran Api dan Kepulan Asap Tebal di Smelter PT CNI, Begini Penjelasannya


Kendari - Sebuah video yang memperlihatkan kobaran api besar dan asap tebal membumbung tinggi di area pabrik Smelter Merah Putih milik PT Ceria Nugraha Indotama (PT CNI) di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, pada 4 Agustus 2025, viral di media sosial.
Video tersebut memicu kekhawatiran masyarakat dan menimbulkan beragam spekulasi, termasuk tudingan terjadinya kebakaran hebat di lokasi smelter.
Namun, menurut salah satu karyawan lokal yang berada di lokasi saat kejadian memberikan klarifikasi lewat sebuah video.
Dia menegaskan bahwa api besar yang terlihat dalam video memang benar terjadi di area tungku smelter. Namun, menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari proses normal dalam operasi peleburan nikel.
“Tungku peleburan bekerja pada suhu yang sangat tinggi. Nyala api dan asap tebal memang terlihat ekstrem, tetapi itu adalah bagian rutin dari proses industri,” jelasnya di dalam video.
Ia menambahkan bahwa situasi seperti itu tidak berbahaya selama masih dalam kendali sistem keamanan dan dijalankan sesuai dengan prosedur standar operasional (SOP).
Kejadian yang terekam dalam video disebut sebagai sebuah insiden kecil, bukan kebakaran besar, dan tidak menyebabkan korban jiwa maupun ledakan.
“Yang terjadi kemarin adalah insiden teknis yang membuat nyala api lebih besar dari biasanya, sehingga asap tampak membumbung tinggi. Namun, sistem pengamanan bekerja dengan baik dan petugas teknis langsung menangani situasi dengan cepat dan profesional," jelasnya.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak langsung percaya pada informasi viral tanpa klarifikasi dari sumber resmi. Smelter memang tampak ekstrem, tapi seluruh proses dijalankan dengan sistem dan pengawasan yang ketat," imbuhnya.
Keterangan Resmi PT CNI
Dalam keterangan resminya, manajemen PT Ceria Nugraha Indotama menjelaskan bahwa kobaran api dan kepulan asap tebal tersebut muncul akibat tumpahan slag, atau limbah hasil peleburan, yang terjadi di salah satu titik operasional perusahaan.
Manajemen Ceria menyampaikan bahwa peristiwa tersebut berhasil ditangani secara cepat dan tepat sesuai dengan Standard Operational Procedure (SOP) yang berlaku.
Dalam pernyataan resminya, perusahaan memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
“Kami bersyukur tidak ada korban dalam insiden ini. Seluruh prosedur penanganan darurat telah dijalankan dengan baik” tulis pernyataan resmi manajemen Ceria.
PT CNI menegaskan komitmennya terhadap penerapan budaya keselamatan kerja di seluruh lini operasional. Respons cepat dari tim internal serta koordinasi yang efektif dinilai menjadi kunci dalam mengendalikan situasi.
Manajemen juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh karyawan yang terlibat dalam penanganan insiden tersebut. Sebagai bagian dari langkah preventif, perusahaan akan terus memperkuat sistem pengawasan dan pembinaan internal demi menjaga ketahanan operasional secara berkelanjutan.
“Ceria Corp berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penerapan sistem keselamatan kerja secara menyeluruh sebagai bagian dari upaya kami menjaga keamanan, kesehatan, dan keberlangsungan operasional,” tutup pernyataan tersebut. Rilis.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaPT TMS Didenda Akibat Aktivitas Tambang Ilegal di Kawasan Hutan Bombana
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







