Tak Ada Bayar-Bayar, Kakanwil Ditjenpas Sultra Larang Pungli di Semua Layanan Rutan


Kendari - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tenggara, Sulardi, mengeluarkan peringatan keras terhadap praktik pungutan liar (pungli) di Rutan Kelas IIA Kendari pada Jumat (16/5).
Arahan ini disampaikan langsung di hadapan ratusan warga binaan dan jajaran petugas pemasyarakatan.
“Semua layanan seperti remisi, asimilasi, integrasi, kunjungan, hingga layanan kesehatan wajib diberikan secara cuma-cuma sesuai prosedur. Tidak ada bayar-bayar!” tegas Sulardi dengan lantang.
Peringatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan program nasional Zero Halinar yang menargetkan lingkungan pemasyarakatan bebas dari handphone ilegal, pungli, dan narkoba.
Program ini menjadi salah satu pilar utama reformasi birokrasi di bidang pemasyarakatan.
Sulardi tidak hanya menyampaikan instruksi sepihak. Ia membuka sesi dialog dengan warga binaan yang menyampaikan langsung berbagai keluhan dan pertanyaan terkait layanan. Semua disampaikan secara terbuka dan dijawab secara langsung.
“Jika ada oknum yang coba bermain, laporkan. Akan kami tindak tegas!” tegasnya, memperkuat komitmen pemberantasan pungli di semua lini layanan.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya penghormatan terhadap hak-hak dasar warga binaan, seperti pelayanan kesehatan, komunikasi dengan keluarga, pembinaan kepribadian dan kemandirian, serta hak atas remisi dan integrasi.
“Pemasyarakatan bukan tempat untuk menyiksa, tapi ruang pembinaan manusia. Petugas harus bekerja dengan hati nurani dan menjunjung tinggi integritas,” ujar Sulardi.
Plt. Kepala Rutan Kelas IIA Kendari, R. Teja Iskandar, menyambut tegas arahan tersebut dan memastikan pihaknya akan segera menindaklanjutinya.
“Tidak ada tempat bagi pungli di Rutan Kendari. Kami terus berbenah dan siap melaksanakan instruksi Pak Kakanwil secara nyata,” kata Teja.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaMandiri Tunas Finance Kendari Didemo, Debitur Ditagih Rp87 Juta Meski Sudah Lunasi Kredit
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







