Tawuran Pelajar hingga Balapan Liar Masih Jadi Keluhan Warga Kendari

Sultranesia
1 Min Baca
Tawuran Pelajar hingga Balapan Liar Masih Jadi Keluhan Warga Kendari
Warga Anggoeya Kendari menyampaikan keluhan dalam kegiatan Jumat Curhat Polda Sultra. Foto: Dok. Istimewa.

Kendari - Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menggelar program Jumat Curhat bersama masyarakat. Kali ini kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Jumat (19/9) pagi. Sejumlah pejabat utama Polda Sultra hadir bersama puluhan warga setempat.

Acara yang dimulai pukul 08.00 WITA ini dihadiri antara lain Wadir Polair AKBP Dodik Tatok Subiantoro, Wadir Samapta AKBP Herman Setiadi, Wadir Pamobvit AKBP Darmono, Kasubdit VVIP Ditpamobvit AKBP Jajang Koswara, serta perwakilan direktorat lainnya.

Dari pihak tuan rumah hadir Lurah Anggoeya Muh Idil, bersama 35 warga yang terdiri dari tokoh masyarakat serta ketua RT dan RW.

Dalam forum dialog, warga menyampaikan berbagai persoalan yang meresahkan lingkungan. Ketua RW 05, Anwar, menyoroti maraknya tawuran pelajar yang bahkan melibatkan senjata tajam.

Ketua RT 20, Ld. Taslim, mengeluhkan aksi balapan liar di Jalan Madusila serta peredaran narkoba dengan sistem “tempel”. Sementara Ketua LPM Kelurahan Anggoeya, Jumail Remba, mengkritisi banyaknya pelajar yang berkendara ugal-ugalan tanpa helm.

Keluhan lain yang mencuat adalah penggunaan knalpot brong, aksi bullying di sekolah, serta minimnya sosialisasi ketertiban lalu lintas di tingkat SD, SMP, hingga SMA.

Semua masukan itu ditanggapi langsung oleh jajaran pejabat Polda Sultra sesuai bidang tugas masing-masing.

Kabag Binopsnal Ditresnarkoba Polda Sultra, Kompol Jumardin, mengungkap pihaknya telah menyita hampir 20 kilogram narkoba sepanjang tahun ini, ditambah 25 kilogram yang berhasil diungkap jajaran Polres.

Ia menekankan peran keluarga sangat penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba dan mendorong masyarakat aktif melapor.

Sementara itu, Wadir Samapta AKBP Herman Setiadi menegaskan pihaknya akan meningkatkan patroli di wilayah Anggoeya untuk menekan aksi balapan liar.

Melalui program Jumat Curhat ini, Polda Sultra menegaskan komitmennya untuk mendengar langsung keluhan masyarakat sekaligus menindaklanjuti setiap aspirasi.

Kegiatan ini diharapkan mempererat hubungan Polri dengan warga dan menjadi langkah bersama menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan di Kota Kendari.


Editor: Muh Fajar

Berita BerikutnyaPemkot Kendari Siapkan 6,8 Hektare Lahan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat
Bagikan:

Baca Juga