Tergeletak Disangka Tewas, Pria di Kendari Ini Ternyata Mabuk Berat


Kendari - Warga Lorong Bangau, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, dikejutkan dengan ditemukannya seorang pria tergeletak di lantai dua asrama mahasiswa Daiva pada Kamis (9/11) siang.
Saat ditemukan, pria tersebut tergeletak tak memakai baju, di sekitarnya juga ditemukan bercak darah, dan senjata tajam jenis badik yang sudah terbuka dari sangkurnya.
Orang yang pertama melihat pria itu adalah Yohanes Setyo Subekti saat hendak menjemur pakaian, penemuan itu kemudian dilaporkan ke pemilik kos, yang langsung menghubungi polisi.
Tim patroli Polsek Poasia pun langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan. Setelah diperiksa, ternyata pria tersebut masih hidup. Petugas langsung membangunkan pria itu.
"Bukan meninggal dunia, tapi mabuk berat," kata Kasi Humas Polresta Kendari, IPDA Hariddin dalam keterangannya.
Setelah dilakukan pemeriksaan, pria tersebut diketahui bernama Ali berusia 22 tahun, warga Kendari Permai, Kelurahan Padaleu, Kecamatan Kambu.
Kelakuan pria tersebut sempat membuat repot kepolisian, Tim Identifikasi RS Bhayangkara hingga Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Fitrayadi pun sampai datang ke lokasi.
Setelah mengambil sampel darah, pria tersebut kemudian diamankan bersama barang buktinya sebuah badik.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaPolres Konut Intensifkan Patroli Pos Mobile Selama Tahapan Pemilu 2024
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







