Tergiur Upah Rp 100 Ribu, Pemuda Pengangguran di Kendari Nekat Edarkan Sabu


Kendari - Satresnarkoba Polresta Kendari meringkus seorang pemuda berinisial RD (19) terduga pengedar narkoba jenis sabu-sabu.
Tersangka dibekuk di salah satu kamar kos sekitar Lorong Organik Jalan Teporombua Kelurahan Watubangga Kecamatan Baruga Kota Kendari, Selasa (10/1) sekitar pukul 18.00 WITA.
Pemuda pengangguran ini nekat mengedarkan sabu-sabu karena tergiur upah Rp 100 ribu per gram.
Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti 30 saset sabu-sabu seberat 22,28 gram.
Kasatresnarkoba Polresta Kendari AKP Hamka mengurai penangkapan berawal dari laporan masyarakat.
Dilaporkan sering terjadi transaksi narkoba jenis sabu-sabu di sekitar lokasi penangkapan.
"Setelah mendapatkan informasi tersebut, kami melakukan penyelidikan dan melakukan tangkap tangan terhadap tersangka di salah satu kamar kos," beber Hamka saat ditemui di Mapolresta Kendari, Kamis (12/1).
"Anggota kami langsung melakukan penggeledahan dan menemukan 30 saset sabu-sabu yang masing-masing 24 saset dibungkus kantong di tangan kanan yang bersangkutan dan 6 saset ditemukan di lantai kamar," tambahnya.
Hamka mengatakan barang haram tersebut diperoleh tersangka dari seseorang yang ia tidak kenal identitasnya.
Disebutkan, awalnya paket sabu seberat 50 gram diperoleh dengan sistem tempel. Kemudian, pelaku membaginya menjadi 100 saset.
"Menurut pengakuan tersangka RD, dari 100 saset sabu-sabu, ia telah menempel 70 paket atas perintah lelaki yang tidak ia kenal identitasnya itu," ungkap Hamka.
"Paket sabu-sabu diedarkan tersangka dibeberapa tempat dengan sistem tempel di sekitar Kecamatan Baruga Kota Kendari. Pada saat tertangkap tangan ditemukan sisa 30 paket," tambahnya.
Hamka mengatakan, pihaknya masih terus mendalami dan melakukan lidik mengenai keberadaan lelaki yang tersangka tidak kenal identitasnya tersebut.
"Menurut pengakuan tersangka, ia sudah 4 kali menerima paket sabu-sabu dari orang itu. Tersangka mengaku mendapat imbalan Rp100 ribu apabila berhasil mengedarkan 1 gram sabu-sabu dari lelaki tersebut," ujar Hamka.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaHadapi Pemilu 2024, KPU Kota Kendari Minta Pendampingan Hukum Kejari
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







