Tipu Warga Puluhan Juta, Jaksa Gadungan di Kendari Ditangkap Polisi


Kendari - Tim Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari menangkap seorang pria berinisial IK (28), warga Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang nekat menyamar sebagai jaksa untuk menipu sejumlah warga di Kota Kendari. Dari aksinya, pelaku berhasil meraup uang hingga Rp 69 juta.
Pelaku ditangkap pada Selasa dini hari (12/5) sekitar pukul 03.30 Wita di Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.
Dalam menjalankan aksinya, IK menggunakan nama samaran Andi Rian Halim alias Rian dan mengaku sebagai jaksa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra).
Modusnya, ia menawarkan lowongan pekerjaan sebagai penjaga tahanan dengan iming-iming bisa meloloskan korban masuk kerja di Kejati Sultra.
“Pelaku menawarkan pekerjaan dengan syarat korban menyerahkan sejumlah uang,” kata Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, Selasa (12/5).
Salah satu korban berinisial AL (22), mahasiswa asal Konawe Kepulauan, mengaku tergiur setelah dijanjikan pekerjaan di Kejati Sultra. Korban kemudian menyerahkan uang secara bertahap dengan total Rp 23 juta.
Pembayaran dilakukan sebanyak tiga kali, masing-masing Rp10 juta, Rp10 juta, dan Rp3 juta.
“Korban ini mengalami kerugian Rp 23 juta. Namun total keseluruhan dari beberapa korban mencapai Rp 69 juta,” ujarnya.
Untuk meyakinkan korban, pelaku sempat memberikan kuitansi pembayaran dan menjanjikan surat panggilan kerja. Namun setelah berbulan-bulan menunggu, surat tersebut tak kunjung diberikan. Pelaku juga mulai sulit dihubungi hingga akhirnya korban melapor ke polisi.
Dari hasil pemeriksaan, IK mengakui seluruh perbuatannya. Uang hasil penipuan digunakan untuk memenuhi gaya hidup mewah, mulai dari memodifikasi motor MX King, menyewa villa di Tanjung Tapulaga selama dua bulan, merental mobil HR-V, hingga membayar indekos dan kebutuhan sehari-hari.
Saat ditangkap, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu pasang pakaian dinas Kejati Sultra lengkap dengan atribut yang digunakan pelaku untuk meyakinkan para korban.
Selain itu, polisi masih memburu sejumlah barang bukti lain, termasuk kuitansi bermeterai yang dipakai dalam transaksi penipuan tersebut.
“Kami masih mendalami kemungkinan adanya korban lain. Berdasarkan pengakuan pelaku, aksi ini dilakukan di enam TKP berbeda di wilayah Kota Kendari,” pungkasnya.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaPDAM Kendari Pastikan Distribusi Air Terdampak Banjir Normal Sore Ini
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







