Usai Kencan dengan PSK, Pria 67 Tahun di Kendari Ditemukan Tewas di Gubuk


Kendari - Kencan dengan seorang wanita Pekerja Seks Komersial (PSK), pria berinisial LT (67) ditemukan tewas di sebuah gubuk yang berada di Hotel Ghani, Lorong Pura Agung, Jalan Mekar Jaya Indah, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Kota Kendari pada Kamis (8/6).
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi mengatakan, korban merupakan warga Kecamatan Mandonga, Kota Kendari. Ia ditemukan tewas oleh warga sekitar dalam gubuk dengan kondisi stengah telanjang.
"Benar, korban ditemukan tewas dalam gubuk posisi setengah telanjang," ujarnya.
Informasi yang dihimpun kepolisian, sebelum ditemukan tewas, LT sempat memesan seorang wanita berinisial LN (43) untuk melakukan kencan atau berhubungan badan layaknya pasutri dengan harga yang telah disepakati.
Setelah sepakat, keduanya janjian dan pergi ke gubuk tersebut untuk berbuat intim. Usai melampiaskan nafsunya, LT langsung kejang-kejang hingga tak sadarkan diri dan LN yang panik meninggalkan lokasi tersebut. Tak lama kemudian, korban pun menghembuskan nafas terakhirnya.
"Awalnya korban (LT) hendak memesan perempuan (LN) untuk berhubungan badan. Setelah itu LN menemani korban di sebuah gubuk dengan maksud berhubungan badan, tidak lama kemudian korban tiba-tiba langsung kejang-kejang hingga tidak sadarkan diri," bebernya.
Warga yang melihat korban tak sadarkan diri langsung menginformasikan hal itu ke polisi. Selanjutnya, aparat kepolisian dan pihak RS Bhayangkara Kendari dikerahkan ke lokasi untuk melakukan olah TKP.
Di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa celana panjang berisi uang Rp 333 ribu, celana pendek berisi uang Rp 3 juta 900 ribu, topi, kacamata dan beberapa barang lainnya.
Belum diketahui pasti penyebab kematian LT, saat ini jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Kendari untuk pengembangan lebih lanjut dan menunggu pihak keluarga.
Editor: Muh Fajar Ragil Ananta
Berita BerikutnyaMau Nongkrong Sambil Main Billiard, Datang ke Afika Resto & Cafe Kendari
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







