Usai Viral Kirim Karangan Bunga ke 'Pelakor' di Acara Wisuda, Istri Sah Resmi Lapor Polisi


Kendari - Setelah sebelumnya mengirimkan karangan bunga bertuliskan pesan sindiran 'Pelakor' saat prosesi wisuda STIE 66 Kendari, Riskayanti, istri sah Heryanto Suaib (HS), akhirnya mengambil langkah hukum.
Ia melaporkan suaminya bersama seorang perempuan bernama Tendriyani Awaludin (TA) yang diduga menjadi 'pelakor' ke Mapolda Sulawesi Tenggara pada Rabu, 3 Desember 2025.
Informasi mengenai laporan tersebut pertama kali muncul melalui unggahan di akun Instagram Riskayanti, @09ikhayanti. Dalam postingannya, ia bersama kuasa hukumnya memperlihatkan bukti laporan polisi yang telah diterbitkan.
Berdasarkan data yang dihimpun awak media, HS dan TA dilaporkan atas dugaan pemalsuan buku nikah dan atau perzinahan. Kuasa hukum Riskayanti, Ian Parma Saputra, membenarkan pelaporan itu.
“Benar. Hari ini pukul 11.30 Wita, kami resmi melaporkan dugaan tindak pidana pemalsuan buku nikah dan/atau perzinahan yang diduga dilakukan oleh terlapor berinisial TA dan HS,” jelas Ian yang dikutip dari laman faktaindonesia.
Ia menambahkan bahwa sejumlah barang bukti terkait dugaan pemalsuan hingga perzinahan telah dikumpulkan.
“Semua barang bukti sudah ada, namun belum bisa kami sampaikan di sini. Kami serahkan sepenuhnya kepada penegak hukum untuk memproses secara profesional,” tutupnya.
Siapa Heryanto Suaib
Dikutip dari berbagai sumber, Heryanto Suaib merupakan seorang pengusaha dan juga politisi.
Dia dikenal sebagai bakal balon (Balon) Bupati Kolaka periode 2024-2029. Namun ia tak jadi bertarung.
Ia juga pernag dilaporkan atas dugaan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) oleh istrinya.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaAinun Indarsih Cs Siap Ajukan Eksekusi Lahan PT OSS Usai Terima Putusan Kasasi
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







