Wanita di Kendari Ditipu Polisi Gadungan, Dijanji Nikah-Video Syur Disebar


Kendari - Seorang wanita asal Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) berinisial SJ (41) ditipu polisi gadungan asal Pekanbaru, Riau, bernama Erik Irawan (31).
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi menerangkan, awalnya korban dan pelaku berkenalan melalui media sosial pada 2020. Saat itu pelaku mengaku sebagai perwira Polisi.
Seiring berjalannya waktu, hubungan keduannya pun semakin dekat. Pelaku berjanji akan menikahi korban. Saat itu pelaku meminta korban SJ untuk mengirimkan foto tanpa busana, dan korban pun mau.
Lalu pada Juli 2020, pelaku dari Pekanbaru datang ke Kendari untuk menemui korban. Saat itu korban berjanji akan segera mengurus pengajuan sidang pernikahan.
Saat bertemu, korban dan pelaku berhubungan badan layaknya suami istri di salah satu hotel yang ada di Kota Kendari.
Tapi siapa sangka, pelaku ternyata sudah menyiapkan kamera tersembunyi dalam kamar hotel tersebut dan merekam hubungan badan keduannya. Video hubungan badan itu kemudian disebar oleh pelaku ke media sosial.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polresta Kendari yang lantas melakukan penyelidikan.
Setelah melakukan koordinasi dengan Resmob Satreskrim Polresta Pekanbaru, keberadaan pelaku diketahui, Tim Buser 77 dan Unit Tipidter pun langsung berangkat ke Pekanbaru.
"Pelaku berhasil kami tangkap di sebuah rumah di Jlan Naga Sakti Kelurahan Tampan Kecamatan Simpang Baru Kota Pekanbaru, Riau, pada 5 Oktober 2023 sekitar pukul 01.30 WIB," jelas Fitrayadi.
Setelah diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Motif pelaku menyebarkan video syur ke media sosial karena pelaku sakit hati korban SJ memblokir semua nomor pelaku.
"Saat ini pelaku sedang dalam perjalanan dibawa menuju Kendari," pungkas Fitrayadi.
Editor: Muh Fajar RA
Berita BerikutnyaWarga Jangan Khawatir Stok Beras di Sultra Aman Meski Kemarau Ekstrem
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







