Wanita di Kendari yang Ditemukan Membusuk Korban Pembunuhan, Dua Pelaku Ditangkap


Kendari - Misteri kematian seorang wanita di Kendari yang ditemukan dalam kondisi membusuk di rumahnya pada Rabu (4/2) malam sekitar pukul 20.00 Wita akhirnya terungkap. Polresta Kendari memastikan bahwa korban merupakan korban pembunuhan berencana yang disertai pencurian dengan kekerasan.
Pengungkapan kasus ini dilakukan oleh gabungan Tim Buser77 dan Unit Keamanan Negara Sat Intelkam Polresta Kendari yang dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Welliwanto Malau. Dua terduga pelaku ditangkap pada Selasa, 10 Februari 2026, sekitar pukul 02.00 Wita.
Korban diketahui berinisial AE (56), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan Bukit Jaya II, Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari.
Ia pertama kali ditemukan setelah keluarga dan warga sekitar curiga karena rumah korban tertutup rapat dan mengeluarkan bau tidak sedap.
Saat dilakukan pengecekan bersama aparat setempat, korban ditemukan telah meninggal dunia di dalam rumah dalam kondisi mengenaskan.
"Dari hasil penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara korban dibunuh, dan setelah kami memperoleh bukti permulaan yang cukup, kami lakukan penangkapan terhadap para pelaku," ungkap AKP Welliwanto Malau, Rabu (11/2).
Dua orang yang diamankan masing-masing berinisial BS (36), wiraswasta asal Kecamatan Puuwatu, dan SU (56), ibu rumah tangga asal Kecamatan Kendari Barat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, BS mengakui telah menghabisi nyawa korban dengan motif utang-piutang. Aksi tersebut disebut diperparah oleh hasutan dari SU.
Tak hanya itu, setelah korban tewas, pelaku mengambil sejumlah barang berharga milik korban, di antaranya perhiasan, uang tunai, dan barang berharga lainnya.
Dalam penangkapan itu, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor, alat yang digunakan saat kejadian, beberapa unit telepon genggam, perhiasan, serta dokumen pribadi milik korban.
Kedua pelaku diringkus di wilayah Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, dan kini telah ditahan di Polresta Kendari untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
"Kasus ini kami tangani secara profesional dan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas AKP Welliwanto.
Polisi masih terus mendalami kemungkinan adanya perencanaan matang dalam aksi tersebut serta menelusuri aliran barang hasil kejahatan yang telah diambil pelaku.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaPengurus DPW PKB Sultra Masa Bakti 2026-2031 Resmi Dikukuhkan
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







