Warga Kadia Curhat ke Wakapolda Sultra soal Maraknya Aksi Kejahatan


Kendari - Waka Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), Brigjen Pol Dwi Iriyanto, menerima curhat dan keluhan warga terkait maraknya kejahatan yang terjadi di wilayah Kecamatan Kadia, Kota Kendari.
Hal itu disampaikan warga saat acara Jumat Curhat yang turut dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Sultra, berbagai tokoh pemuda, agama dan adat dan perwakilan masyarakat pada Jumat (3/11).
Selama kegiatan tersebut masyarakat memberikan berbagai pertanyaan dan masukan mengenai sejumlah permasalahan di wilayah mereka.
Beberapa isu yang diangkat meliputi penempelan sabu-sabu atau narkoba, maraknya konsumsi minuman keras, kasus begal di sekitar Kecamatan Kadia, jarak yang jauh untuk melaporkan ke Polsek Baruga, hingga Pemilu 2024 yang akan datang.
Menanggapi hal tersebut Wakapolda Sultra Brigjen Dwi Iriyanto memberikan beberapa respon penting mengenai permasalahan tersebut. Salah satunya narkoba.
Dwi Iriyanto, menekankan bahwa penanganan narkoba adalah tanggung jawab bersama, dan partisipasi masyarakat sangat diperlukan. Masyarakat diharapkan untuk melaporkan temuan narkoba kepada Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa setempat atau ke Reserse Narkoba Polda atau Polres setempat untuk tindak lanjut.
"Mengenai masalah miras, saya minta Kapolsek untuk mendata warung penjual miras dan melaporkannya kepada Kapolres guna melaksanakan operasi untuk mencegah permasalahan yang tidak diinginkan," tegas Brigjen Dwi Iriyanto.
Masalah begal di Kota Kendari juga diatasi dengan mengaktifkan Pos Kamling di wilayah masing-masing. Adanya usulan untuk mendirikan Polsek baru juga diterima dan akan diajukan ke pusat.
Pentingnya pemilu yang damai juga disampaikan, dengan pesan agar tidak terjadi permusuhan. Ketua RT, RW dan Lurah diminta untuk membuat baliho dan spanduk tentang pemilu yang damai.
Laporan: Rijal
Berita BerikutnyaGerakan Ketahanan Pangan Siswa di Sultra untuk Sambut HGN 2023 Dimulai
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







