Warga Kendari Tertipu Bisnis Jual Beli Beras hingga Rp 979 Juta


Kendari - Warga Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang namanya minta tak disebutkan tertipu bisnis jual beli beras.
Tak tanggung-tanggung, korban mengalami kerugian hingga Rp 979 juta.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi, mengatakan, pelaku penipuan bernama Ryan (33) sudah ditangkap.
"Pelaku sudah kami tangkap pada Rabu, 3 Juli 2024," kata AKP Fitrayadi dalam keterangan persnya.
"Yang bersangkutan ditangkap berdasarkan bukti permulaan yang cukup diduga keras melakukan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan yang terjadi pada Maret 2024 sampai dengan Mei 2024 di Kota Kendari," sambungnya.
Fitrayadi menjelaskan, awalnya pelaku menawarkan bisnis jual beli beras kepada korban dengan iming-iming keuntungan lebih.
"Korban percaya dengan bisnis yang ditawarkan pelaku," kata Fitrayadi.
Pelaku kemudian menyuruh korban untuk menggadaikan mobil, rumah dan gajinya untuk modal bisnis tersebut.
Korbanpun menyerahkan sejumlah uang kepada pelaku secara bertahap dengan total Rp 979 juta.
Namun ternyata, uang tersebut tidak dipakai untuk bisnis, melainkan digunakan pelaku untuk hura-hura.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaKapolres Konut Instruksikan Jajaran Siaga Hadapi Cuaca Ekstrim-Bencana
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







