Waspada! Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil Marak di Kendari


Kendari - Pencurian dengan modus pecah kaca mobil semakin marak terjadi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Berdasarkan catatan Polresta Kendari, sepanjang Januari 2024 ini, sudah ada lima kejadian.
"Berdasarkan laporan polisi ada lima kejadian (pecah kaca mobil) selama Bulan Januari ini," kata Kapolresta Kendari, Kombes Pol Aris Tri Yunarko, Minggu (21/1).
Menurut Kombes Aris, dari semua kasus, rata-rata pelaku melancarkan aksinya di siang atau malam hari.
Para pelaku kata dia, mengincar mobil yang terparkir di tempat sepi dan liput dari pengawasan.
Untuk itu, dia mengimbau agar masyarakat tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil. Dan memarkirkan kendaraannya di tempat yang aman dan sudah disiapkan atau di tempat yang mudah dipantau.
"Imbauan kami agar masyarakat tidak meninggalkan barang berharga apapun di dalam mobilnya," kata dia.
"Kalau parkir mobil cari tempat aman, tidak sepi, dan yang ada penjaga parkirannya," sambungnya.
Kombes Aris juga mengatakan bahwa pihaknya sudah mengerahkan personel baik yang berpakaian dinas maupun pakaian sipil untuk memantau lokasi rawan tindakan kriminalitas.
"Kami sudah laksanakan patroli mobile baik anggota yang berseragam maupun yang tidak berseragam di tempat-tempat yang rawan terjadi tindak pidana pecah kaca. Anggota reskrim juga sedang laksanakan lidik untuk mengungkap pelakunya," pungkasnya.
Laporan: Rijal
Berita BerikutnyaHakim Perempuan PN Konsel Keluhkan Minimnya Fasilitas dari Negara
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







