22 Ton Bibit Jagung BISI 18 Aspirasi Jaelani Mulai Dibagikan ke Petani di Muna Barat


Muna Barat - Dukungan terhadap ketahanan pangan nasional dan peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, terus diperkuat.
Pada hari ini, sebanyak 22 Ton bibit jagung jenis BISI 18 mulai disalurkan kepada para kelompok tani di berbagai desa di Muna Barat. Turut didampingi oleh Dinas Pertanian Muna Barat dan Petugas Penyuluh Pertanian (PPL).
Jagung premium yang dialokasikan untuk lahan seluas 1.500 hektare merupakan bagian dari program aspirasi Anggota Komisi IV DPR RI, Jaelani.
Jaelani, yang juga Ketua DPW PKB Sultra ini dikenal aktif dalam memperjuangkan program-program pertanian di daerah pemilihannya.
Penyaluran bibit jagung BISI 18 ini adalah wujud nyata komitmennya dalam mendukung sektor pertanian, khususnya subsektor tanaman pangan di Muna Barat.
“Program aspirasi ini adalah ikhtiar kita bersama untuk memastikan ketersediaan benih unggul bagi petani. Bibit Jagung BISI 18 ini terkenal memiliki potensi hasil yang tinggi dan adaptif terhadap kondisi lahan di Muna Barat,” ujar Jaelani dalam keterangan tertulisnya.
Ia juga berpesan kepada para petani agar memanfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya, menggarap lahan dengan optimal, dan selalu berkoordinasi dengan petugas penyuluh pertanian (PPL) setempat untuk mendapatkan bimbingan teknis.
Peningkatan Kesejahteraan dan Ketahanan Pangan
.
Pendistribusian bibit jagung BISI 18 ini akan diprioritaskan untuk lahan-lahan yang telah siap tanam, dengan harapan penanaman serentak dapat segera dilakukan menjelang musim tanam berikutnya.
Selain jagung jenis BISI 18, Jaelani juga akan menyalurkan bantuan jenis BISI 2 sebanyak 22 ton yang areal tanamnya seluas 1.500 hektare di Muna Barat.
"Jadi bantuan bibit jagung di Muna Barat pada Tahun 2025 ini seluas 3.000 hektare dengan jumlah bibit sekitar 44 ton. Saat ini, yang tiba baru 22 ton jenis BISI 18. Dalam pekan ke depan ini, jagung jenis BISI 2 juga akan tiba ke kelompok tani di Muna Barat. InsyaAllah dengan bantuan bibit gratis ini dapat meringankan petani," pungkas pria yang akrab disapa Bang Jay ini. Rilis.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaNarkotika Mendominasi: Rutan Kelas IIA Kendari Over Kapasitas 3 Kali Lipat
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







