Anggota DPR RI Dapil Sultra Bahtra Banong Ditunjuk Jadi Ketua Panja RUU Pemilu


Kendari - Anggota DPR RI asal daerah pemilihan (Dapil) Sulawesi Tenggara (Sultra), Bahtra Banong, dipercaya memimpin Panitia Kerja (Panja) penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pemilihan Umum (Pemilu).
Bahtra yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi II DPR RI ditetapkan sebagai Ketua Panja dalam rapat internal yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di ruang rapat Komisi II DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/10/2026).
Penetapan tersebut dilakukan berdasarkan ketentuan Pasal 158 ayat (3) Peraturan DPR RI tentang Tata Tertib.
"Rapat internal panja pada hari ini akan menetapkan Saudara Bahtra Banong sebagai Ketua Panja penyusunan RUU tentang Pemilu, apakah dapat disetujui?" tanya Dasco dalam rapat.
"Setuju," jawab anggota Dewan.
Dasco mengatakan pembentukan Panja diperlukan untuk membahas substansi RUU Pemilu secara lebih mendalam, terarah dan komprehensif.
Menurutnya, Komisi II DPR RI sebelumnya telah menyepakati pembentukan Panja penyusunan RUU Pemilu dalam rapat internal pada 29 September 2026.
"Dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi legislasi Komisi II DPR RI, khususnya dalam penyusunan rancangan Undang-Undang tentang Pemilihan Umum, diperlukan pembentukan panitia kerja sebagai perangkat kerja yang membahas substansi RUU secara lebih mendalam, terarah, dan komprehensif," ujar Dasco.
Ia menambahkan, pembentukan Panja juga diharapkan dapat memperlancar proses penyusunan RUU Pemilu sekaligus memastikan setiap materi muatan dalam rancangan aturan tersebut dibahas secara cermat.
"Melalui pembentukan panja serta penetapan ketua panja ini, Komisi II DPR RI berkomitmen menjalankan amanat Prolegnas Prioritas Tahun 2026 secara optimal," katanya.
Dasco berharap pembahasan RUU Pemilu dapat berlangsung secara terbuka, partisipatif dan transparan serta berorientasi pada penguatan kualitas demokrasi di Indonesia.
"Dengan ditetapkannya sebagai panja dan ketua panja, maka dengan ini bangsa Indonesia menuju pemilihan umum," imbuhnya.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaMenko Zulhas Pastikan Pupuk Bersubsidi di Konawe Selatan Lancar, Stok Capai 985 Ton
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







