ART di Kendari Ditangkap Polisi Usai Gadaikan Emas Majikan untuk Bayar Utang


Kendari - Seorang Asisten Rumah Tangga (ART) berinisial FE (26) ditangkap Tim URC Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari setelah diduga mencuri sejumlah perhiasan emas dan uang tunai milik majikannya.
FE diamankan polisi pada Senin (17/8/2026) malam sekitar pukul 20.30 Wita.
Penangkapan tersebut dilakukan setelah penyidik menemukan bukti permulaan yang cukup terkait laporan pencurian yang dialami korban berinisial RA (39) di rumahnya di Kompleks Perumahan The Villas, Kelurahan Wundudopi, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, membenarkan adanya penangkapan tersebut.
Dalam aksinya, FE diduga mengambil sejumlah perhiasan emas milik korban, masing-masing satu gelang emas seberat 1,5 gram, satu bros emas seberat 6 gram, satu cincin emas seberat 1,5 gram, serta uang tunai sebesar Rp 200 ribu.
Aksi pencurian itu dilakukan dalam rentang waktu Juli hingga Agustus 2026. Polisi mengungkap, tersangka memanfaatkan pekerjaannya sebagai ART untuk mengetahui situasi dan kondisi rumah korban.
"Saat rumah dalam keadaan kosong, tersangka masuk ke kamar korban dan mengambil perhiasan korban," kata Kompol Welliwanto, Selasa (18/8/2026).
Berdasarkan hasil interogasi, tersangka mengaku mengambil bros emas sekitar 11 Juli 2026 dan gelang emas sekitar 29 Juli 2026.
Perhiasan hasil curian tersebut kemudian dibawa ke pegadaian untuk mendapatkan uang. Gelang emas digadaikan dengan nilai Rp2 juta, sementara bros emas digadaikan senilai Rp6 juta.
"Uang hasil gadai perhiasan tersebut kemudian digunakan tersangka untuk membayar utang," katanya.
Dalam penangkapan itu, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu cincin emas seberat 1,5 gram yang ditemukan di dalam kantong celana tersangka.
Polisi juga menemukan uang tunai Rp200 ribu yang terdiri dari dua lembar pecahan Rp100 ribu dan disimpan di dalam casing handphone milik tersangka.
Selain itu, diamankan pula satu lembar nota pembelian gelang emas dari Toko Perhiasan Emas Asahi serta satu lembar nota pembelian bros emas dari Toko Senijaya.
Setelah diamankan, tersangka bersama barang bukti langsung dibawa ke Satreskrim Polresta Kendari untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Polisi menyebut tersangka memanfaatkan situasi ketika korban tidak berada di rumah. Statusnya sebagai ART membuat tersangka mengetahui kondisi rumah dan kesempatan untuk mengambil barang berharga milik majikannya.
Kini, FE masih menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polresta Kendari terkait dugaan tindak pidana pencurian tersebut.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaDua Maling yang Jarah Rumah Komisioner Bawaslu Sultra Ditangkap, Dua Masih DPO
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







