Asap Karhutla Masih Selimuti Wilayah Sultra, di Kolaka Jarak Pandang Kurang dari 3 Meter


Kendari - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti sejumlah wilayah di Sulawesi Tenggara (Sultra). Kondisi tersebut menyebabkan penurunan jarak pandang, bahkan di Kabupaten Kolaka dan sekitarnya dilaporkan kurang dari 3 kilometer.
Berdasarkan hasil observasi pada Jumat (9/10/2026), serta pemantauan citra satelit Himawari-9, kabut asap teramati di sebagian besar wilayah Sultra dan sekitarnya sejak dini hari hingga pagi hari. Kondisi ini mengakibatkan jarak pandang di sejumlah wilayah berkurang hingga kurang dari 5 kilometer.
Selain mengganggu jarak pandang, kabut asap juga berdampak terhadap kualitas udara. Berdasarkan pemantauan konsentrasi partikel halus PM2.5, wilayah Bombana, Kolaka, Konawe Selatan, dan sekitarnya mengalami kualitas udara kategori sedang pada dini hari hingga pagi hari, dengan konsentrasi berkisar 15,5–55,4 µg/m³.
Kualitas udara diperkirakan membaik menjadi kategori baik pada siang hingga malam hari. Namun, kondisi serupa berpotensi kembali terjadi dalam beberapa hari ke depan.
"Pola ini diperkirakan akan berulang untuk beberapa hari ke depan," kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Kendari, Heri Purnomo, Jumat (9/10/2026).
Berdasarkan pemantauan pada 9 Oktober 2026 pukul 00.00 hingga 13.00 Wita, tercatat sebanyak 60 titik panas atau hotspot dengan tingkat kepercayaan sedang di wilayah Sulawesi Tenggara.
BMKG menjelaskan, pola angin regional yang bertiup dari arah tenggara hingga selatan turut memengaruhi penyebaran kabut asap di wilayah tersebut.
Akibat pola angin itu, asap yang menyelimuti Sultra tidak hanya berasal dari kebakaran hutan dan lahan di wilayah setempat, tetapi juga berpotensi terbawa dari luar daerah, seperti Papua Selatan, Maluku, dan Kalimantan.
Kondisi kabut asap dapat semakin pekat dan menyebabkan jarak pandang semakin pendek apabila terdapat kebakaran lahan di sekitar wilayah yang terdampak.
BMKG Sulawesi Tenggara pun memperingatkan potensi kabut asap kategori sedang pada 10 hingga 12 Oktober 2026 di sejumlah wilayah.
Daerah yang berpotensi terdampak meliputi Kota Kendari, Konawe Kepulauan, Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, Bombana, Kolaka, Kolaka Timur, Kolaka Utara, Muna, Muna Barat, Kota Baubau, Buton, Buton Utara, Buton Selatan, Buton Tengah, dan Wakatobi.
BMKG Imbau Warga Gunakan Masker
Menghadapi potensi kabut asap yang masih berlanjut, BMKG Sulawesi Tenggara mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Masyarakat disarankan menggunakan masker ketika berada di luar rumah, memperbanyak konsumsi air putih, serta menutup jendela apabila kabut asap mulai terasa pekat.
Kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, dan penderita gangguan pernapasan, juga disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.
Sementara itu, pengguna jalan, pelaku transportasi laut, dan penerbangan diminta mewaspadai potensi penurunan jarak pandang yang dapat mengganggu keselamatan perjalanan.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaDitreskrimsus Polda Sultra Gagalkan Penyelundupan 246 Tabung LPG Subsidi ke Morowali
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







