Diwarnai Kejar-kejaran, Dua Pria Satu Wanita Pencuri Kabel BTS di Konawe Lolos dari Sergapan Polisi


Kendari - Dua pria dan seorang perempuan diburu polisi setelah kabur saat terlibat aksi kejar-kejaran dengan petugas di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra). Ketiganya diduga terlibat dalam kasus pencurian kabel base transceiver station (BTS).
Aksi kejar-kejaran yang berlangsung di kawasan Bundaran Adipura, Kelurahan Ambekairi, Kecamatan Unaaha, Konawe, pada Kamis (8/10/2026) malam itu viral di media sosial.
Kasat Reskrim Polres Konawe, AKP Laode M. Jefri Hamzah, menegaskan bahwa pengejaran tersebut bukan berkaitan dengan kasus narkotika jenis sabu-sabu, melainkan penyelidikan dugaan pencurian kabel BTS.
Jefri menjelaskan, polisi sebelumnya telah melakukan penyelidikan hingga mengidentifikasi orang-orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Petugas kemudian membuntuti kendaraan yang ditumpangi para terduga pelaku di sekitar Bundaran Adipura.
Polisi sempat berupaya menghentikan kendaraan tersebut dengan menggunakan truk sebagai penghalang. Namun, kendaraan yang dibuntuti berhasil menerobos dan melanjutkan pelarian.
“Jadi kejadiannya itu kemarin ada kasus pencurian kabel BTS, lalu kita selidiki dan diduga yang bersangkutan kita temukan identitasnya. Kita buntuti di Bundaran Adipura, sempat kita hambat pakai truk, tapi ternyata bisa diterobos juga sama dia,” kata Jefri, Sabtu (10/10/2026).
Pengejaran berlanjut hingga ke arah Kecamatan Abuki. Namun, polisi kehilangan jejak setelah mobil yang digunakan para terduga pelaku menabrak tanah urug.
“Kita kejar-kejaran sampai di arah menuju Abuki, di situ kita kehilangan jejak dan dia tinggalkan mobilnya usai tabrak tanah urug,” jelasnya.
Saat kendaraan tersebut ditemukan, seluruh penumpangnya sudah melarikan diri. Jefri menyebut ada tiga orang di dalam mobil itu, yakni dua laki-laki dan seorang perempuan.
Hingga Sabtu (10/10/2026), polisi masih memburu ketiganya. Petugas juga terus menelusuri identitas serta keberadaan para terduga pelaku yang melarikan diri.
Polres Konawe kini melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap dugaan pencurian kabel BTS tersebut sekaligus menangkap pihak-pihak yang diduga terlibat.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaGubernur ASR Usulkan Ambulans Laut untuk 8 Kabupaten Kepulauan di Sultra
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







