Eks Sekda Kolut Ditetapkan jadi Tersangka Korupsi Dana Pembangunan Masjid


Kolaka Utara - Kasus dugaan korupsi pembangunan Masjid di Desa Patikala, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), akhirnya menemui titik terang.
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kolaka Utara resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka pada Selasa (26/8).
Ketiga tersangka tersebut masing-masing berinisial T, M, dan TS. Ketiganya juga langsung ditahan.
Salah satu tersangka, yakni T atau Taupiq, adalah mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kolaka Utara periode 2019-2025.
"Salah satu dari ketiga yang ditetapkan sebagai tersangka adalah mantan Sekda Kolaka Utara periode 2019 - 2025," kata Kasi Pidsus Kejari Kolut, Zul Kurniawan Akbar.
Dalam proyek pembangunan tempat ibadah Umat Muslim itu, Taupiq berperan sebagai ketua tim pembangunan masjid.
Penetapan status tersangka ini sekaligus menguak dugaan adanya penyalahgunaan kewenangan dalam pengelolaan dana pembangunan rumah ibadah yang seharusnya menjadi fasilitas masyarakat.
Perbuatan korup para tersangka ini, kata Zul, membuat negara rugi Rp 1 miliar lebih.
"Kasus dugaan korupsi pembangunan masjid ini merugikan negara sebesar 1 Miliar, 51 juta 398 ribu," pungkasnya.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaDugaan Keterlibatan Bupati Kolut di Kasus Korupsi Bandara Kembali Disuarakan di KPK
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







