Istri Ketua Gerindra Sultra Dapat Rekom PKB Maju di Pilkada Konawe


Kendari - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi memberikan surat rekomendasi kepada Dessy Indah Rachmat untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Konawe 2024.
Diketahui, Dessy Indah Rachmat merupakan istri Ketua DPD Gerindra Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Ady Aksar.
Rekomendasi tahap 1 PKB ini ditandatangani langsung Ketua Tim Desk Pilkada DPP PKB Abdul Halim Iskandar dan diserahkan oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Sulawesi Tenggara (Sultra), Jaelani di Jakarta, Sabtu 8 Juni 2024.
Ketua DPW PKB Sultra Jaelani mengungkapkan, Dessy merupakan figur yang dinilai layak memimpin Konawe periode 2024-2029.
"Ada banyak pertimbangan politik kenapa harus mendukung Dessy Indah Rachmat di Pilkada Konawe. Salah satunya memberikan ruang kepada kaum perempuan untuk mengabdikan dirinya membangun Kabupaten Konawe," kata Jaelani dalam rilisnya.
Sejak Konawe berdiri, jarang ditemukan kaum perempuan untuk berkontestasi di Pilkada Konawe. Padahal, Konawe memiliki srikandi-srikandi berdedikasi, profesional dan berkualitas dalam berbagai bidang.
"Salah satunya Dessy Indah Rachmat ini. Kita ingin ada srikandi yang bisa memimpin Konawe 5 tahun mendatang," harapnya.
Selain itu, lanjut pria yang akrab disapa Bang Jay ini, dukungan ini diberikan kepada Dessy karena komitmen dan komunikasi yang baik selama ini antara PKB dan Gerindra.
Berdasarkan hasil Pemilu 2024, PKB memperoleh 2 dari 30 kursi di DPRD Konawe. Masih membutuhkan minimal 4 kursi lagi untuk bisa mengusung satu pasangan calon.
Sebagaimana Undang-Undang 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), syarat pasangan calon mendaftar di KPU adalah minimal diusung 20 persen kursi partai politik di DPRD atau minimal 6 kursi.
Menurut Jaelani, Dessy tidak akan sulit mendapatkan dukungan partai lain. Sebab, saat ini Dessy yang juga Dewan Penasehat DPD Gerindra Sultra.
"Gerindra di Konawe kan 4 kursi. Jadi, kalau koalisi dengan PKB, kita sudah bisa mengusung satu pasangan calon. Minimal 6 kursi sudah bisa mengusung paslon di Konawe," beber Caleg DPR RI dapil Sultra terpilih ini.
Ia berharap, skema politik koalisi Gerindra-PKB di Pilkada Konawe bisa terealisasi. Ia juga tidak menampik partainya terbuka dengan partai lain untuk berkoalisi mengusung Dessy Indah Rachmat. Rilis.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaRajiun-Purnama Resmi Kantongi Rekomendasi PKB di Pilkada Muna
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







