Kabut Asap di Sultra Semakin Tebal, Jarak Pandang di Kendari Kurang dari 5 Kilometer


Kendari - Kabut asap yang menyelimuti hampir seluruh wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) semakin tebal pada Senin, 12 Oktober 2026. Kondisi ini bahkan telah masuk kategori sedang, dengan jarak pandang di sejumlah lokasi, termasuk Kota Kendari dan sekitarnya, kurang dari lima kilometer.
Kabut asap terpantau semakin pekat, terutama sejak sore, malam hingga dini hari. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya transportasi darat, laut, dan udara.
Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Faizal Habibie, menjelaskan bahwa berdasarkan pantauan citra satelit pada 12 Oktober 2026, sebaran asap mulai menebal di sejumlah wilayah Sultra sejak dini hari hingga pagi.
"Dari hasil pantauan citra satelit per tanggal 12 Oktober 2026 sejak dini hari hingga pagi hari sebaran asap sudah mulai menebal di beberapa wilayah di Sulawesi Tenggara. Di mana jarak pandang kurang dari 5 kilometer," jelas Faizal Habibie.
Ia memprediksi kondisi kabut asap akan semakin pekat menjelang sore hingga malam dan berlanjut sampai dini hari.
"Kami prediksi menjelang sore, malam hingga dini hari, hampir di seluruh wilayah Sultra itu kondisi asap semakin tebal dengan jarak pandang semakin pendek," imbuhnya.
Faizal mengatakan, kabut asap tersebut mulai memasuki wilayah Sultra sejak 28 September 2026. Berdasarkan hasil pemantauan, asap yang menyelimuti wilayah ini merupakan kiriman dari sejumlah daerah di Indonesia Timur, terutama Papua bagian selatan, Maluku, dan sekitarnya.
"Berdasarkan pantauan, asap ini berasal dari luar Sulawesi Tenggara. Walaupun di Sultra terjadi beberapa kebakaran, namun sebaran asap tebal ini berasal dari luar Sultra, terutama dari wilayah Indonesia Timur, yakni dari Papua bagian selatan, Maluku dan sekitarnya," katanya.
Ia menambahkan, pada awal kemunculannya, kabut asap yang masuk ke Sultra masih tergolong tipis. Namun, seiring berjalannya waktu, intensitasnya terus meningkat hingga masuk kategori sedang dan menyebar hampir ke seluruh wilayah Sultra.
"Kiriman asap di Sultra mulai terjadi sejak 28 September 2026, tapi kondisinya masih asap tipis. Namun, semakin hari kondisinya makin bertambah banyak dan masuk kategori sedang, dan itu terjadi hampir di seluruh wilayah Sultra," imbuhnya.
Sementara itu, berdasarkan pantauan media ini, kabut asap di Kota Kendari mulai terlihat semakin tebal sejak sore hari. Kondisi tersebut membuat jarak pandang di sejumlah wilayah semakin pendek.
"Untuk Kota Kendari sendiri, sejak sore hingga malam jarak pandang semakin pendek. Berdasarkan pantauan citra satelit kategorinya sedang," kata Faisal.
Faizal mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi tersebut. Pasalnya, jarak pandang kurang dari lima kilometer dapat mengganggu kelancaran transportasi, baik di darat, laut, maupun udara.
"Jarak pandang kurang dari 5 kilometer tentu sangat mengganggu bagi transportasi di darat, laut dan udara. Kami mengimbau kepada warga agar waspada jika jarak pandang berkurang sangat signifikan, terutama saat kondisi di bawah 3 kilometer," pungkasnya.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaPT Bososi Pratama Sah Milik Jason Kariatun, Pihak Lain Diminta Angkat Kaki dari Lokasi
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







