Kadis Kominfo Sulawesi Tenggara Dilaporkan ke Polisi


Kendari - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sulawesi Tenggara (Sultra) Ridwan Badallah dilaporkan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sultra pada Rabu 15 Oktober 2025.
Laporan itu buntut dari konten video TikTok yang dibuat sang pejabat dan dianggap merendahkan Suku Muna.
Laporan resmi tersebut diajukan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sultra bersama Pemuda dan Mahasiswa Muna Muhammadiyah.
Ketua KNPI Sultra, Hendrawan Sumus Gia, membenarkan pihaknya telah melaporkan Kadis Kominfo Sultra atas dugaan ujaran yang menyinggung identitas etnis.
“Saya melaporkan Kadis Kominfo Sultra atas dugaan penghinaan dan pelecehan terhadap Suku Muna. Ini penting dilakukan karena kita hidup di era di mana ujaran rasis tidak bisa lagi ditoleransi,” ujar Hendrawan kepada wartawan usai membuat laporan.
Ia menilai ucapan Kadis Kominfo dalam video tersebut berpotensi memecah belah masyarakat.
Hendrawan mengambil sebuah contoh di mana beberapa waktu lalu terjadi demonstrasi besar-besar yang berujung penjarahan dan perusakan di berbagai daerah yang dipicu karena ucapan pejabat di media sosial.
"Tapi kami cukup bijak, tidak emosional. Namun kami ingin hal ini diproses sesuai hukum, agar menjadi pelajaran bagi pejabat publik lainnya,” tegasnya.
Hendrawan menjelaskan, video TikTok yang diunggah oleh Kadis Kominfo Sultra, Ridwan Badalah, memuat pernyataan bahwa dirinya “orang Raha, bukan orang Muna”. Ucapan itu dianggap bernada diskriminatif dan menimbulkan kemarahan warga Muna, terutama yang tinggal di Kota Kendari.
Senada dengan Hendrawan, perwakilan Pemuda dan Mahasiswa Muna Muhammadiyah, La Saharuddin, juga mendesak aparat kepolisian untuk menindaklanjuti laporan tersebut.
“Kami ingin Kadis Kominfo Sultra bertanggung jawab atas ucapannya. Pernyataan itu sudah mencederai perasaan masyarakat Suku Muna,” kata La Saharuddin.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaResmob Polda Sulawesi Tenggara Bekuk Residivis Spesialis Curanmor
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







