Kasus Fraud Bank Sultra Konkep, Polisi Tetapkan 4 Tersangka Baru


Kendari - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menetapkan 4 tersangka baru dalam kasus penyelewengan dana kas operasional Bank Sultra Cabang Pembantu Konawe Kepulauan (Konkep).
Para tersangka baru itu adalah AB. AB disanggka ikut serta. Lalu MH, T dan S, dengan sangkaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sultra Komisaris Besar Polisi (Kombespol) Bambang Wijanarko mengatakan, tersangka AB adalah seorang teller Bank Sultra Cabang Konkep yang diduga membantu tersangka utama.
Sementara MH, T dan S adalah wiraswasta yang menerima aliran dana dari tersangka utama.
"Untuk AB (perkaranya) telah tahap II (dilimpahkan ke kejaksaan). (sedangkan) MH, T dan S proses sidik telah ditetapkan sebagai tersangka," ungkap Bambang, Rabu (28/9).
Sebelumnya, dalam kasus ini penyidik telah menetapkan mantan Kepala Cabang (Kacab) Bank Sultra Konkep Irwanto Jaya Putra sebagai tersangka utama dalam kasus tersebut.
Diketahui, tersangka utama ini telah divonis 12 tahun penjara oleh hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kendari.
Diberitakan, dugaan penyelewengan anggaran kas operasional di Bank Sultra Cabang Konkep dilaporkan mencapai Rp 9,5 miliar, terjadi sejak 2018 hingga 2020.
Penyelidikan kasus oleh Ditreskrimsus Polda Sultra dimulai Maret 2021. Dari hasil gelar perkara, Irwanto Jaya Putra ditetapkan sebagai tersangka.
Setelah ditetapkan sebagai tersangka pada April 2021, yang bersangkutan selalu mangkir panggilan dari panggilan penyidik.
Kemudian, Tersangka Irwanto Jaya Putra ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak September 2021 lalu.
Dalam kasus ini, penyidik memeriksa setidaknya 21 orang saksi, di antaranya Wakil Bupati Konkep Andi Muhammad Lutfi, 7 kepala desa, 9 satuan kerja perangkat daerah (SKPD), dan 4 karyawan Bank Sultra Cabang Konkep.
Selama proses penyidikan, Polda memanggil 5 saksi tambahan yakni 2 perusahaan yang berada di Jakarta, 2 pejabat Bank Sultra pusat Kendari, serta seorang saksi dari Bank Sultra Cabang Konkep.
Diketahui beberapa pihak telah melakukan pengembalian uang salah satunya Wakil Bupati Konkep Andi Muhammad Lutfi sebesar Rp 130 juta.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaEmak-emak di Muna Geruduk Kantor Camat Tolak Pilkades Ghonsume
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







