Muncul Desakan Pencopotan Saleha Sanusi dari Jabatan Ketua Komisi III DPRD Sultra


Kendari - Desakan agar Ketua Komisi III DPRD Sulawesi Tenggara, Saleha Sanusi, dicopot dari jabatannya mengemuka setelah Pergerakan Mahasiswa Keadilan (PMK) Jakarta menyoroti dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Saleha.
Ketua Umum PMK, Ismail Marcos, menilai Saleha telah mencederai marwah lembaga legislatif dengan tindakan yang tidak sesuai prosedur. Ia mengungkapkan, Saleha diduga mengeluarkan surat resmi atas nama DPRD Sultra yang ditujukan kepada salah satu perusahaan tambang.
Menurutnya, surat tersebut menggunakan kop Badan Kehormatan (BK) DPRD Sultra dan dilengkapi dengan stempel Ketua DPRD. Namun, yang menandatangani justru Ketua Komisi III, Saleha Sanusi.
“Ini jelas menyalahi aturan tata naskah. Setiap surat resmi seharusnya ditandatangani pimpinan DPRD, bukan ketua komisi. Tindakan ini fatal karena mencatut nama lembaga untuk kepentingan di luar prosedur resmi,” tegas Ismail, Rabu (1/10).
Atas dugaan tersebut, PMK berencana meminta Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan agar segera mengambil langkah tegas dengan memecat Saleha Sanusi sebagai kader.
Menanggapi polemik ini, Ketua DPRD Sultra, La Ode Tariala, menyampaikan bahwa kasus tersebut sudah masuk dalam pembahasan di Badan Kehormatan DPRD.
“Kami masih menunggu hasil resminya, saat ini masih berproses di BK,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BK DPRD Sultra, Nursalam Lada, menegaskan bahwa pihaknya hanya bertugas menyidangkan perkara. “Untuk hasilnya nanti akan disampaikan langsung oleh pimpinan DPRD. BK tidak berwenang memutuskan,” jelasnya.
Kini, publik menanti langkah tegas DPP PDI Perjuangan dalam menyikapi polemik yang melibatkan salah satu kadernya tersebut.
Editor: Muh Fajar
Berita Berikutnya4 Karyawan PT PMS di Kolaka jadi Tersangka Pengeroyokan, Perusahaan Lapor Balik
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







