Ngaku Anggota dan Tantang Pedagang Duel, Pria di Kendari Nangis saat Diciduk Polisi

Sultranesia
2 Min Baca
Ngaku Anggota dan Tantang Pedagang Duel, Pria di Kendari Nangis saat Diciduk Polisi
Pria yang mengamuk saat diamankan polisi. Foto: Dok. Istimewa.

Kendari - Seorang pria diamankan Tim Patroli Presisi Satsamapta Polresta Kendari setelah diduga membuat keributan di dua lokasi berbeda di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Jumat (31/7/2026) dini hari. Saat diamankan, pria tersebut diduga berada di bawah pengaruh minuman keras (miras) dan sempat mengaku sebagai anggota.

Karu 2 Patroli Presisi Satsamapta Polresta Kendari, Aiptu Amrullah, mengatakan pihaknya pertama kali menerima laporan masyarakat sekitar pukul 01.30 WITA terkait seorang pria yang membuat keributan di kawasan Kali Kadia, Jalan Kol. Abdul Hamid, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia.

"Patroli Presisi Polresta Kendari mendatangi TKP aduan masyarakat terkait adanya seorang pria yang mabuk mengaku sebagai anggota membuat keributan mengajak berkelahi atau duel pedagang di Kali Kadia," ujarnya melalui keterangan tertulis.

Amrullah menjelaskan, berdasarkan keterangan seorang pedagang berinisial T, kejadian bermula saat korban hendak membeli bensin. Di tengah perjalanan, pelaku tiba-tiba menghadangnya menggunakan sepeda motor, kemudian menggertak dan mengajaknya berkelahi. Karena tidak mengetahui penyebabnya, T memilih mengabaikan pelaku dan melanjutkan perjalanan.

Namun, pelaku justru membuntuti T hingga ke lokasi dagangannya di kawasan Kali Kadia. Sesampainya di sana, pelaku kembali berteriak-teriak sambil menantang T dan salah seorang rekannya untuk berduel. Karena tidak mendapat tanggapan, pelaku akhirnya meninggalkan lokasi sembari mengancam akan kembali bersama rekan-rekannya.

Tak lama setelah situasi di Kali Kadia kembali kondusif, sekitar pukul 02.15 WITA, petugas kembali menerima laporan masyarakat terkait aksi pria yang sama.

Kali ini, pelaku membuat keributan di kawasan Eks MTQ Kendari di Jalan Tebaununggu, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga. Pria tersebut diduga sempat berupaya menusuk pelapor menggunakan kunci sepeda motor serta mengganggu sejumlah pengendara yang melintas.

"Sesampainya di TKP ternyata pelaku merupakan orang yang sama yang sebelumnya membuat keributan di Kali Kadia. Saat itu kami temukan pelaku sementara berteriak-teriak ke petugas patroli dengan kata 'anjing' di tengah jalan," jelas Amrullah.

Petugas kemudian mengamankan pria yang diketahui bernama Herman Fatir Jaya tersebut. Saat proses penangkapan, pelaku sempat melawan secara verbal dan mengaku sebagai anggota.

"Dia tidak bilang kalau dia polisi atau TNI, cuma dia mengaku anggota. Terus sebut-sebut brigade dan dia baret merah," ungkap Amrullah.

Setelah dibawa ke Polresta Kendari, sikap pelaku berubah. Ia tampak menangis saat berada di kantor polisi. Hingga kini, polisi masih belum mengetahui motif pelaku membuat keributan di dua lokasi berbeda tersebut.


Editor: Muh Fajar

Berita BerikutnyaKoalisi Keberlanjutan Media Terbentuk, Satukan Pers, Pemerintah, Kampus, dan Masyarakat Sipil
Bagikan:

Baca Juga