Pemuda di Kendari Kritis Usai Dikeroyok Teman Pesta Mirasnya


Kendari - Pemuda bernama Boy Rasimin (20) mengalami luka parah hingga kritis usai dikeroyok temannya saat sedang pesta minum minuman keras (miras).
Pengeroyokan itu terjadi di kamar Kos Rahmat Nomor 22 di Lorong Moramo, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, pada Jumat (11/11) sekitar pukul 02.00 WITA.
Kapolresta Kendari, Kombes Pol M Eka Fathurrahman, menjelaskan, peristiwa itu bermula saat korban bersama temannya bernama Dedi minum minuman keras di kamar lantai satu Kos Rahmat sekitar pukul 22.30 WITA.
Kemudian, sekitar pukul 01.00 WITA, korban naik ke lantai dua kos. Tak lama berselang korban turun kembali ke lantai satu.
Di situ korban memanggil Dedi untuk minum minuman keras di lantai dua kamar kos nomor 22. Dedi dan korban pun masuk ke dalam kamar kos nomor 22 tersebut.
"Di dalam kamar nomor 22 itu ada sekitar enam orang laki-laki yang juga sedang pesta miras. Saksi (Dedi) dan korban ikut duduk dan miras bersama," jelas Kombes Pol Eka.
Sekitar satu jam pesta miras, korban menegur salah satu pelaku agar tidak ribut. Namun pelaku lain tidak terima ditegur dan langsung memukul korban.
"Melihat temannya memukul, pelaku lain ikut memukul korban beramai-ramai. Saksi (Dedi) sempat melerai dengan membawa korban turun ke lantai satu dalam kondisi sudah luka pada bagian kepala. Saksi juga menyuruh pelaku untuk pergi," jelasnya.
"Lalu, korban ini naik lagi ke lantai dua, para pelaku kemudian ikut naik, dan kembali mengeroyok korban hingga bersimbah darah," Kombes Eka menambahkan.
Setelah puas menganiaya korban, para pelaku langsung kabur. Korban kemudian dilarikan ke RSUD Kota Kendari.
"Korban mengalami luka robek pada bagian kepala serta luka robek pada bagian pergelangan tangan kanan dan dalam kondisi tidak sadarkan diri di UGD RSUD Kendari," pungkasnya.
Kasus tersebut kini sedang ditangani Polresta Kendari, pelaku sedang diburu.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaLaksanakan Perintah Kapolri, Polda Sultra Akan Terus Tindak Tambang Liar
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







