Polres Kolut Tetapkan 21 Tersangka Ilegal Mining di PT Mining Maju


Kolaka Utara - Polres Kolaka Utara (Kolut) menetapkan 21 tersangka kasus dugaan ilegal mining yang dilakukan di eks IUP PT Mining Maju.
Pentapan tersangka tersebut merupakan rangkaian dari penindakan yang dilakukan Polres Kolut terhadap penambangan tanpa izin di eks IUP PT Mining Maju pada minggu lalu.
Di lokasi tersebut, Polres Kolut juga menyita 19 alat berat berbagai jenis. Proses evakuasi alat-alat berat tersebut dari lokasi dilakukan hari ini, Senin (7/11).
"Di PT MM juga kita amankan 19 alat berat. Kasusnya sudah naik sidik, LP sudah ada, kemudian penetapan 21 tersangka juga sudah, kami sudah lakukan penahanan, tinggal evakuasi alat yang masih di lokasi," kata Kapolres Kolut, AKBP Yosa Hadi, Minggu (6/11).
Para pihak yang ditetapkan sebagai tersangka terdiri dari operator alat berat dan dump truk, pengawas, penanggung jawab, dan seorang direktur perusahaan tambang.
Hingga saat ini Polres Kolut sedang merampungkan berkas perkara tersangka untuk kemudian diteruskan ke proses hukum selanjutnya.
Untuk diketahui, tim gabungan Polres Kolut, Batalyon C Brimob Polda Sultra, dan Tipidter Ditreskrimsus Polda Sultra juga melakukan penyisiran tambang ilegal di wilayah Totallang pada Minggu (6/10).
Di lokasi tersebut, tim mengamankan dua alat berat jenis excavator, lima dump truk, satu Tongkang tanpa Tugboat, dan menyita satu tumpukan ore nikel. Lokasi tersebut kini sudah disegel polisi.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaBuron 3 Bulan, Tersangka Penganiayaan di Kendari Ditangkap di Morowali
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







