Pria Mabuk Pongasi Mengamuk Bawa Parang di Jalanan Konawe Ditangkap Polisi


Konawe - Kepanikan terjadi di Jalan Kalenggo, Kelurahan Puunaaha, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Jumat (17/7) siang. Seorang pria berinisial IN (30) diamankan polisi setelah diduga mengamuk sambil membawa sebilah parang dan mengadang para pengendara yang melintas.
Pria yang diketahui merupakan warga Desa Awuliti, Kecamatan Lambuya itu sempat membuat resah masyarakat karena menghentikan setiap kendaraan yang melintas di lokasi.
Beruntung, aksi tersebut berhasil dihentikan setelah polisi bersama warga bergerak cepat mengamankan pelaku.
Kasi Humas Polres Konawe, Iptu Rahman, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat mengenai seorang pria bertelanjang dada yang membawa senjata tajam jenis parang di Jalan Kalenggo.
"Pria tersebut tidak hanya membawa senjata tajam, tetapi juga mengadang dan memberhentikan setiap pengendara kendaraan bermotor yang melintas di kawasan itu," ujar Rahman, Sabtu (18/7).
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket SPKT Polsek Unaaha langsung menuju lokasi kejadian. Bersama warga, petugas mengepung pelaku hingga akhirnya berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban.
Saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Unaaha, pelaku mengaku sedang berada di bawah pengaruh minuman keras tradisional jenis pongasi.
Selain itu, hasil pemeriksaan juga menunjukkan bahwa pelaku memiliki riwayat gangguan perilaku atau kondisi kejiwaan.
"Dengan mempertimbangkan kondisi yang bersangkutan, kami mengambil langkah persuasif," kata Rahman.
Pada hari yang sama sekitar pukul 16.32 Wita, pelaku dijemput oleh keluarganya, Djainal (59), warga Kelurahan Puunaaha, Kecamatan Unaaha. Selanjutnya, pelaku dibawa pulang untuk mendapatkan perawatan serta pengawasan dari pihak keluarga.
Polisi memastikan situasi di lokasi kejadian telah kembali aman dan kondusif setelah pelaku berhasil diamankan.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaKembali Menang Tender Rp30 M, PT Sinar Bulan Group Disorot karena Rekam Jejak Proyek Bermasalah di Sultra
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







