SK Syahrul Said Dicabut, DPP NasDem Tunjuk Sudarmanto jadi Ketua DPRD Sultra Gantikan Tariala


Kendari - DPP Partai NasDem menunjuk Sudarmanto Saeka sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk sisa masa jabatan 2024-2029 menggantikan La Ode Tariala.
Dalam keputusan terbaru tersebut, DPP Partai NasDem sekaligus mencabut Surat Keputusan (SK) sebelumnya yang menunjuk Syahrul Said sebagai Ketua DPRD Sultra.
Penetapan itu tertuang dalam Keputusan DPP Partai NasDem Nomor 28B-SK/AKD/DPP-NasDem/VIII/2026 tentang Perubahan Pimpinan DPRD dan Penetapan Ketua Fraksi DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara Sisa Masa Periode 2024-2029 dari Partai NasDem.
Keputusan tersebut sekaligus mencabut Surat Keputusan DPP Partai NasDem Nomor 28A-SK/AKD/DPP-NasDem/XI/2025 tertanggal 20 November 2025 tentang Penetapan Pimpinan DPRD serta Ketua Fraksi DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara.
Dalam diktum kedua keputusan itu, DPP NasDem menetapkan Sudarmanto Saeka sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat La Ode Tariala.
Selain menetapkan pimpinan DPRD, DPP NasDem juga menunjuk Suparjo, sebagai Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara untuk sisa masa periode 2024-2029.
Keputusan tersebut diterbitkan berdasarkan sejumlah pertimbangan, di antaranya perolehan kursi dan suara Partai NasDem pada Pemilu 2024 serta usulan dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Tenggara.
Salah satu elit Partai NasDem Sultra yang juga Ketua DPD NasDem Wakatobi, Jumran Saputra, membenarkan adanya keputusan terbaru dari DPP Partai NasDem tersebut.
"Iya, benar," kata Jumran kepada media ini, Senin (24/8/2026).
Atas keputusan tersebut, Jumran meminta seluruh anggota legislatif dari partai lain di DPRD Sultra untuk menghormati keputusan DPP NasDem.
"NasDem berharap kepada seluruh fraksi di DPRD Sultra dan partai lain menghormati hak partai, karena ini hanya kebetulan bahwa yang punya hak (menunjuk Ketua DPRD Provinsi) adalah Partai NasDem. Olehnya itu partai-partai yang punya anggota di DPRD provinsi untuk menghargai terhadap hak itu," kata dia.
Jumran juga menyoroti gagalnya beberapa kali agenda paripurna pengusulan pergantian Ketua DPRD Sultra akibat tidak terpenuhinya kuorum.
"Ketidakkuoruman paripurna ini sangat nampak bahwa Partai NasDem dikerjai oleh partai lain. Kita berharap partai politik lain yang punya anggota legislatif di provinsi tidak saling mengerjai atau saling menjegal karena itu hak imunitasnya Partai NasDem," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaOmzet Pedagang Pasar Torobulu Turun Drastis Sejak PT WIN Berhenti Beroperasi
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







