Sudah 10 Jam Pj Bupati Bombana Burhanuddin Diperiksa di Kejati Sultra


Kendari - Pj Bupati Bombana, Burhanuddin, menjalani pemeriksaan intensif di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra).
Dia diperiksa masih sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pembangunan proyek Jembatan Cirauci II di Kabupaten Buton Utara (Butur).
Burhanuddin diperiksa dalam kapasitasnya sebagai Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Alam Sultra, dimana anggaran proyek jembatan Cirauci II melekat.
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sultra, Dodi, mengatakan, Burhanuddin memenuhi panggilan pemeriksaan yang dijadwalkan penyidik hari ini, Rabu 1 November 2023.
Burhanuddin tiba di Kantor Kejati Sultra pada pukul 09.40 WITA didampingi kuasa hukumnya. Dia kemudian mulai diperiksa di ruang penyidik sekitar pukul 09.50 WITA.
"Mulai diperiksa sekitar pukul 09.50 WITA. Masih (diperiksa sampai sekarang)," kata Dodi.
Pantauan jurnalis Sultranesia, sampai saat ini pukul 18.40 WITA, Burhanuddin masih diperiksa di ruang penyidikan. Sehingga jika dihitung sampai saat ini Kepala Dinas Sosial itu kurang lebih sudah 10 jam menjalani pemeriksaan.
Sejumlah awak media juga masih berada di Kejati Sultra hingga saat ini untuk menunggu hasil pemeriksaan terhadap Burhanuddin.
Diketahui, dalam perkara ini, Kejati Sultra sudah memeriksa 15 saksi dan menetapkan dua orang tersangka. Keduanya yakni Direktur PT Bela Anoa inisial TUS dan R selaku peminjam perusahaan PT Bela Anoa atau pihak yang mendapat pekerjaan proyek Jembatan Cirauci II.
Dalam pengerjaan proyek tersebut, penyidik menemukan bahwa uang muka proyek sebesar Rp 500 juta sudah dicairkan, namun pengerjaannya di lapangan hanya dua persen saja.
Total anggaran proyek tersebut senilai Rp 2,1 miliar yang bersumber dari APBD Sulawesi Tenggara Tahun Anggaran 2021 di Dinas Bina Marga dan SDA dimana saat itu Burhanuddin menjabat sebagai kepala dinasnya.
Editor: Muh Fajar/Rijal
Berita BerikutnyaKPK Periksa 6 Pejabat dan ASN Pemkab Muna Terkait Kasus Suap Dana PEN
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







