Tim Gabungan Polda Sultra Grebek Tambang Emas Ilegal di Bombana, Puluhan Mesin Disita


Bombana - Tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama personel TNI dan Pemerintah Kabupaten Bombana menggerebek aktivitas tambang emas ilegal di Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, Kamis (23/7/2026).
Operasi penegakan hukum tersebut dipimpin personel Subdirektorat Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Ditreskrimsus Polda Sultra dengan didampingi personel Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad) serta unsur Pemerintah Kabupaten Bombana.
Dalam penyisiran di sejumlah titik, tim menemukan beberapa lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas penambangan emas tanpa izin.
Petugas kemudian mengamankan sejumlah saksi yang diduga terlibat dalam aktivitas tersebut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Selain itu, aparat juga menyita berbagai barang bukti yang diduga digunakan dalam kegiatan pertambangan ilegal. Barang bukti yang diamankan di antaranya puluhan mesin domfeng, mesin crusher, serta mesin tromol yang digunakan untuk mengolah material tambang emas.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sultra, Kombes Pol Dody Ruyatman, mengatakan operasi tersebut merupakan bagian dari komitmen aparat dalam memberantas aktivitas pertambangan ilegal yang merugikan negara dan berdampak pada kerusakan lingkungan.
"Penindakan ini merupakan bentuk komitmen kami bersama TNI dan pemerintah daerah dalam menegakkan hukum terhadap aktivitas pertambangan ilegal. Seluruh saksi yang diamankan masih menjalani pemeriksaan, sementara barang bukti telah disita untuk kepentingan proses penyidikan lebih lanjut," kata Dody Ruyatman.
Polda Sultra menegaskan akan terus menggelar operasi serupa di wilayah-wilayah yang terindikasi menjadi lokasi pertambangan ilegal. Langkah ini dilakukan untuk menekan praktik penambangan tanpa izin sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan kawasan hutan.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaBang Jago Konawe yang Serang Dua Polisi Pakai Badik Tak Berkutik Dicokok Buser 77
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







