UHO Kendari Akan Kembali Gelar Pilrek, Rektor Definitif Ditarget Januari 2026


Kendari - Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari kembali harus menggelar Pemilihan Rektor (Pilrek) untuk periode 2025-2029. Keputusan ini diambil menyusul wafatnya Rektor UHO, Prof Armid, pada Sabtu (23/8) malam.
Padahal, Prof Armid baru saja menjabat sekitar tiga pekan setelah resmi dilantik oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Togar Mangihut Simatupang, di Jakarta pada 1 Agustus 2025 lalu.
Dr Herman Ditunjuk Jadi Plt Rektor
Untuk mengisi kekosongan kepemimpinan, Kemendiktisaintek menunjuk Wakil Rektor III, Dr Herman, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Rektor. Penunjukan ini diumumkan langsung melalui rapat daring bersama Menteri, Dirjen, serta para Wakil Rektor UHO.
Menurut Dr Herman, tugas utamanya kini adalah menyiapkan serta melaksanakan Pilrek UHO periode 2025-2029. Kemendiktisaintek memberi tenggat waktu minimal tiga bulan dan maksimal satu tahun untuk merampungkan seluruh tahapan.
"Target kita, Januari 2026 UHO sudah memiliki rektor definitif," jelasnya dalam keterangan pers, Selasa (26/8).
Dr Herman menegaskan bahwa Plt Rektor dilarang maju sebagai calon dalam Pilrek mendatang. Ia pun menutup kemungkinan dirinya ikut bertarung.
“Saya memang tidak bersedia maju sebagai calon rektor. Karena itu, saya diberikan amanah untuk menjadi Plt,” tegas mantan Dekan Fakultas Hukum UHO ini.
Meski memikul tugas tambahan, ia tetap menjalankan fungsi sebagai Wakil Rektor III. Pola kepemimpinan, menurutnya, akan dijalankan secara kolektif kolegial bersama para wakil rektor lainnya.
“Segala kebijakan selalu melalui musyawarah bersama,” katanya.
Sebelum pemilihan digelar, pihak rektorat juga akan menata organisasi, termasuk mengisi kursi senat yang kosong akibat promosi jabatan.
“Jumlah kekosongan senat sedang kami inventarisasi,” ujarnya.
Selain fokus pada Pilrek, Dr Herman juga harus memastikan agenda penting kampus tetap berjalan. Mulai dari penyambutan mahasiswa baru awal September, pelaksanaan Pemilu Raya Mahasiswa, hingga visitasi akreditasi lapangan.
“Ini memang tugas berat yang datang di tengah suasana duka. Saya berharap semua pihak yang akan berkompetisi di Pilrek melakukannya dengan cara-cara cerdas,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Senat UHO, Prof Dr Jamili, menegaskan pihaknya tidak menginginkan proses Pilrek berlangsung berlarut-larut.
Namun, jika harus dilakukan ulang, Senat meminta agar penataan keanggotaan dilakukan lebih dulu sesuai fatwa kementerian. Hal ini untuk menghindari kembali munculnya perdebatan soal keabsahan anggota senat.
“Kemarin ada perbedaan tafsir terkait dosen dengan tugas tambahan sebagai UJM atau Dewan Pertimbangan. Supaya polemik ini tidak terulang, perlu ada kesepahaman sejak awal, mulai dari tingkat prodi, jurusan, fakultas, hingga universitas,” pungkasnya.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaKetum Kadin Anindya Bakrie Tinjau Distribusi MBG di Sekolah Inklusif Kendari
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







